Ketua SH Terate Ranting Semen Beserta Jajaran Memperoleh Gelar Kehormatan Raden Tumenggung dari Keraton Surakarta Hadiningrat
Jurnalis moza
SURAKARTA - Keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Semen, Cabang Kab. Kediri, Pusat Madiun menorehkan catatan sejarah membanggakan. Ketua SH Terate Ranting Semen beserta jajaran pengurus inti resmi memperoleh gelar kehormatan kebangsawanan Raden Tumenggung (RT.) dari Keraton Surakarta Hadiningrat, Minggu, 4 Oktober 2026.
Prosesi penganugerahan gelar berlangsung khidmat dan sakral di Sasana Handrawina, kompleks Keraton Surakarta Hadiningrat. Penganugerahan dilakukan langsung oleh SIKS PB XIV Hangabehi sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi, pengabdian, serta komitmen dalam melestarikan nilai-nilai luhur budaya Jawa, persaudaraan, dan budi pekerti.

Dalam sambutannya, Ketua SH Terate Ranting Semen menyampaikan bahwa gelar kehormatan ini merupakan amanah besar, bukan sekadar gelar kebangsawanan.
"Ini adalah tanggung jawab moral bagi kami untuk terus menjaga marwah ajaran SH Terate, yaitu mendidik manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah, serta setia menjaga kelestarian budaya adiluhung Nusantara. Gelar ini untuk seluruh warga SH Terate Ranting Semen,"
ujarnya.
Pihak Keraton Surakarta Hadiningrat menyampaikan bahwa gelar Raden Tumenggung dianugerahkan kepada tokoh-tokoh masyarakat yang dinilai konsisten menjaga keharmonisan sosial, memiliki jiwa kepemimpinan, dan berperan aktif dalam pelestarian budaya.
Adapun nama-nama penerima gelar kehormatan dari SH Terate Ranting Semen adalah sebagai berikut:
DAFTAR PENERIMA GELAR KEHORMATAN KERATON SURAKARTA HADININGRAT:
1. RT. Muhamat Rifa'i Yahya, S.Pd., Gr.
Jabatan: Ketua SH Terate Ranting Semen
2. RT. Huda Junianto, S.A.P.
Jabatan: Bendahara 1
3. RT. Muhlisin Nalahuddin, S.Kep., Ners.
Jabatan: Bendahara 2
Dengan diterimanya gelar kehormatan tersebut, diharapkan jajaran pengurus SH Terate Ranting Semen semakin solid dalam mengemban organisasi, menjadi teladan bagi generasi muda, dan menjadi jembatan sinergi antara dunia pencak silat dengan pelestarian budaya Keraton.
Acara ditutup dengan doa bersama, dan foto bersama di pelataran Keraton Surakarta Hadiningrat.
What's Your Reaction?
Like
1
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)