Biroops Polda Jatim Ingatkan Jajaran: Perkuat Pengamanan, Kurangi Pelanggaran di Media Sosial
KEDIRI KOTA – Kesiapan operasional jajaran kepolisian dalam menghadapi berbagai agenda kamtibmas menjadi perhatian dalam kegiatan Supervisi Fungsi Operasional (Ops) Polri Triwulan II Tahun Anggaran 2026 yang digelar Tim Biroops Polda Jawa Timur di Polres Kediri Kota.
Supervisi tersebut berlangsung di Rupatama Polres Kediri Kota, Senin (14/9/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan dipimpin AKBP I Made Dhanuardana, S.I.K., M.H., selaku Ketua Tim I bersama sejumlah anggota tim supervisi.
Kegiatan supervisi diikuti Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., serta para Kabagops dan staf dari Polres Kediri Kota, Polres Kediri, Polres Tulungagung, Polres Trenggalek, Polres Ponorogo, Polres Magetan, Polres Ngawi, Polres Pacitan, Polres Madiun dan Polres Madiun Kota.
Dalam sambutannya, Wakapolres Kediri Kota mewakili Kapolres Kediri Kota menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan supervisi sebagai bagian dari evaluasi sekaligus penguatan fungsi operasional di jajaran.
Ketua Tim juga memberikan atensi khusus terhadap Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako). Pengamanan mako harus menjadi perhatian dan tanggung jawab Kabagops guna memastikan kesiapsiagaan personel serta keamanan lingkungan markas kepolisian.
Selain itu, jajaran diminta mengantisipasi agenda kegiatan PSHT Parluh 16 di wilayah Madiun dengan menyiapkan pola pengamanan, termasuk melalui rayonisasi, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.
Arahan lainnya berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan Kapolda Jatim. Jajaran diminta menjabarkan kebijakan tersebut secara konkret dalam pelaksanaan tugas di lapangan agar dapat diterapkan secara efektif sesuai kondisi wilayah masing-masing.
Tim supervisi juga menekankan kesiapan pengamanan kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Setiap rencana pengamanan harus dipersiapkan secara matang dan disusun berdasarkan Kirka Intelijen, sehingga pelaksanaan pengamanan dapat berjalan optimal serta mampu mengantisipasi berbagai potensi kerawanan.
Tak kalah penting, aspek kedisiplinan dan perilaku personel turut menjadi perhatian. Anggota Polri diingatkan untuk mengurangi pelanggaran, khususnya dalam penggunaan media sosial. Sebaliknya, berbagai kegiatan positif Polri yang memberikan manfaat bagi masyarakat dapat dipublikasikan secara luas sebagai bagian dari penyampaian informasi positif kepada publik.
Supervisi ditutup dengan sesi pendalaman dan evaluasi terhadap pelaksanaan fungsi operasional. Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan jajaran dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kegiatan kepolisian secara profesional, adaptif serta berdasarkan perkembangan situasi kamtibmas.
Melalui supervisi ini, jajaran Polres di wilayah Jawa Timur diharapkan semakin solid dalam menghadapi berbagai agenda masyarakat, dengan mengedepankan perencanaan yang matang, kesiapsiagaan personel dan langkah antisipasi yang terukur.(Zainal)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)